Pendahuluan Sebelum melaksanakan pengoperasian alat, semua peralatan harus melalui proses pemeliharaan (maintenance) dan kontrol sesuai dengan prosedur yang baik dan benar.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pemeriksaan dan keselamatan peserta maupun petugas.

1. Peralatan Treadmill
Standar Operasional: Pemeriksaan treadmill dilakukan untuk peserta yang telah
memenuhi persyaratan kesehatan. Alat yang digunakan harus memenuhi standar
internasional dan dalam kondisi optimal.

  • Prosedur Penggunaan:
    a. Peserta menggunakan pakaian standar treadmill.
    b. Pemeriksaan dilakukan di dalam ruangan tertutup dengan pengawasan
    paramedis bersertifikat.
    c. Penggunaan elektrode yang telah memenuhi standar medis, cocok digunakan
    oleh dokter spesialis jantung.
    d. Prosedur diawasi oleh dokter atau tenaga medis yang kompeten.

2.Peralatan Rontgen (X-Ray)

  • Standar Operasional: Pemeriksaan rontgen dilakukan menggunakan alat yang telah
    terstandarisasi dan mengikuti protokol keselamatan radiasi.
  • Prosedur Penggunaan:
    a. Peserta menggunakan pakaian khusus yang melindungi dari paparan radiasi.
    b. Pemeriksaan dilakukan dalam ruangan yang dilengkapi pelindung radiasi.
    c. Operator harus bersertifikat dan berpengalaman.
    d. Pemotretan menggunakan sistem komputerisasi untuk hasil cepat dan akurat.
    e. Peserta tidak menggunakan bahan logam (rantai, kalung, dll.), dan wanita
    diminta tidak menggunakan bra dengan logam untuk menghindari hasil positif
    palsu.

3. Peralatan Hematology Analyzer

  • Spesifikasi:
    a. Kecepatan: 60 sampel per jam.
    b. Sistem otomatis terhubung dengan sistem informasi laboratorium (LIS).
    c. Didukung 2 chamber sampel.
    d. Waktu analisis: 1 menit per sampel.
  • Standar Operasional:
    a. Alat dikalibrasi dan dikontrol kualitas sebelum digunakan.
    b. Pengoperasian dilakukan oleh analis laboratorium yang berpengalaman.
    c. Sisa sampel disimpan dalam vakutainer dan dibuang sesuai prosedur limbah
    medis.

4. Peralatan Urinanalyzer

  • Spesifikasi:
    a. Kecepatan: 300 tes per jam.
    b. Sistem otomatis dengan integrasi ke database laboratorium.
    c. Standar Operasional:
    d. Alat dikalibrasi dan dilakukan maintenance secara rutin.
    e. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas berpengalaman.
    f. Sisa sampel urin ditampung di tempat khusus dan dibuang sesuai prosedur
    limbah medis.

5. Tensi Meter

  • Jenis:
    a. Tensi meter air raksa (HG) sebagai standar utama.
    b. Backup: tensi elektrik.
  • Standar Operasional:
    a. Tensi air raksa dikalibrasi oleh instansi resmi.
    b. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas yang telah terlatih.
    c. Pemeliharaan rutin untuk memastikan keakuratan hasil.

6. Timbangan

  • Jenis:
    a. Timbangan elektrik dengan kapasitas 1 kg hingga 250 kg.
  • Standar Operasional:
    a. Timbangan dikalibrasi secara berkala.
    b. Maintenance dilakukan untuk memastikan alat dalam kondisi baik.
    c. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas yang berpengalaman.

Kesimpulan Semua peralatan yang digunakan dalam proses pemeriksaan telah memenuhi
standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, serta didukung oleh tenaga profesional
yang berpengalaman. Proses kalibrasi, pemeliharaan, dan pengelolaan limbah dilakukan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan

Information

Naramedika clinic & laboratory

RUKO GREEN MANSION – Blok B No.9 

Jl. Raya Daan Mogot, RT.9/RW.3, Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11710

0817-238-3000

www.naramedika.id

Info@naramedika.id

Next
1
Selamat datang diwebsite Naramedika Klinik & Laboratori, ada yang bisa kami bantu?